Ketika Frustrasi
Menjadi Sistem
Di 2017, saya tidak membangun HRMS karena ingin membuat software. Saya membangunnya karena frustrasi menunggu laporan dari 7 hotel yang selalu terlambat. Banyak keputusan HC baru bisa dibuat setelah masalahnya sudah terlanjur terjadi.
Lalu muncul masalah yang tidak ada di buku manapun: sebagian karyawan terlibat pinjaman online. Bukan karena tidak gajian. Tapi karena tidak ada jalan keluar lain yang cepat dan terhormat.
- HRMS internal untuk pengendalian data karyawan
- Payroll dan laporan lebih terstruktur dan tepat waktu
- Koperasi syariah sebagai jalan keluar dari tekanan finansial
"Ada seorang karyawan housekeeping. Delapan tahun kerja. Rekam jejak bersih. Suatu hari dia mengajukan resign. Bukan karena tidak betah. Bukan karena ada tawaran lain. Tapi karena utang pinjol-nya sudah tidak bisa dibendung dari gajinya. Dan dia malu minta tolong."